Sabtu, 11 Desember 2010

BRYOPHYTA

BRYOPHYTA ( TUMBUHAN LUMUT )

KARAKTERISTIK :
A. HABITAT : Darat
B. STRUKTUR
 Ada dua bentuk morfologi yang menunjukkan dua generasi : Gametofit dan Sporofit
 Bentuk tubuh ada 2 (dua) macam yaitu :
Berupa Thallus  menempel pada rhizoid yang tidak bercabang
Contoh : Marchantia
Berupa Kormus menempel pada rhizoid yang bercabang
Contoh : Sphagnum
 Tubuh terdiri atas sel-sel parenkim sederhana xylem dan floem

C. REPRODUKSI

VEGETATIF dengan pembentukan tuber, gemma / kuncup
GENERATIF dengan OOGAMI
• Gamet jantan O  bentuk kecil, bergerak (motil)  Spermatozoid
• Gamet betina O  bentuk besar, non motil  Ovum
• Organ reproduksi jantan ( Antheridium ) terdiri atas : sel-sel androsit dilapisi oleh sel-sel penutup yang steril
Androsit  1 spermatozoid berflagel dua
• Organ reproduksi betina (Archegonium) berbentuk botol
Gamet-gamet dihasilkan dalam sel-sel organ yang dilapisi sel penutup yang steril

D. FERTILISASI

Terjadi bila ada air, spermatozoid berenang menuju bagian leher archego nium  menembus kanal antara leher dan perut  melebur dengan ovum

E. SPOROFIT
 Zigot hasil fertilisasi  membelah-belah  embryo  tetap tinggal dalam archegonium  sporofit, yang secara fisiologis terpisah dari gamatofit
 Sporofit terdiri atas kaki, tangkai / seta, capsul, spora terbentuk dalam kapsul dengan pembelahan meiosis

F. GAMETOFIT
Spora yang keluar dari kapsul  berkecambah menjadi gametofit muda langsung ( pada bentuk primitif )  berkecambah menjadi protonema ( pada yang kormus )




APA PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ANTARA THALLOPHYTA DAN BRYOPHYTA ?

PERSAMAAN :

 Tubuh berupa thallus
 Autotrof
 Cadangan makanan berupa pati / amilum
 Tidak ada jaringan pembuluh
 Tidak mempunyai akar
 Gametofit merupakan fase dominan
 Spermatozoid motil dan berflagel
 Fertilisasi memerlukan air

PERBEDAAN :


THALLOPHYTA
BRYOPHYTA

 Habitat : pada umumnya aquatik Habitat darat
 Struktur bersel satu berupa filament Tersusun atas sel-sel parenkim kecuali protonema
 Percabangan tidak beraturan Percabangan dikotomus
 Jumlah kloroplas dalam sel 1 atau 2 Jumlah kloroplas banyak
 Tidak terdapat pori atau stomata Terdapat pori dan stomata
 Rhizoid jarang Rhizoid hampir pada semua jenis
 Reproduksi :
Pada umumnya aseksual
Seksual secara Isogami, An isogami, oogami
Organ kelamin uniseluler
Organ O  Oogonium
Zigot tidak membentuk embrio
 membentuk zigospora
Aseksual jarang terjadi
Oogami

Pada umumnya multiseluler
Archegonium
Membentuk embrio  Sporofit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar